Berdoa

BERDOA

 

Pemuda: Pak pendeta, apakah berdosa kalau kita berdoa di tempat judi, misalnya di kasino?

Pendeta: Kamu suka ke kasino ya?

Pemuda: Baru satu kali, hari Minggu lalu. Karena diajak teman.

Pendeta: Kenapa, memangnya waktu itu kamu berdoa di kasino? Tumben-tumbenan!

Pemuda: Teman saya yang minta. Bahkan dia yang tidak pernah masuk gereja ikut juga berdoa dengan saya.

Pendeta: Apa yang kalian doakan?

Pemuda: Teman saya ingin menang judi. Kami berdoa sungguh-sungguh, malah lebih serius daripada waktu berdoa di gereja.

Pendeta: Lalu, bagaimana hasilnya?

Pemuda: Puji Tuhan, pak pendeta. Hari itu dia menang besar!

Pendeta: Kamu bilang di kasino itu kamu berdoa lebih sungguh-sungguh daripada di gereja?

Pemuda: Saya tidak mau mempermalukan nama Tuhan. Saya ingin buktikan kepada teman saya itu bahwa doa yang tekun pasti dijawab Tuhan.

Pendeta: Jadi, apakah sekarang teman kamu itu sudah mau masuk gereja?

Pemuda: Tidak. Saya takut dia kecewa.

Pendeta: Maksudnya?

Pemuda: Saya takut berdoa di gereja hasilnya tidak manjur, karena kurang sungguh-sungguh. Berdoa di kasino kita lebih sungguh-sungguh!

 

(Pesan moral: Tuhan menjawab doa kepentingan umat-Nya, bukan demi keinginan kita. Setiap doa yang benar ada jawabnya, tetapi tidak semua yang kita dapatkan adalah jawaban dari doa kita. Waktu dan tempat juga tidak menentukan apakah doa kita akan dijawab atau tidak. Dalam doa orang benar ada peran Roh yang “berdoa untuk kita…dan Allah  mengetahui maksud Roh itu” [Roma 8:26, 27]. Jadi, bagaimana harus berdoa? “Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku” [1Korintus 14:15].)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: