Sumpah Perkawinan

SUMPAH PERKAWINAN

 

            Saat latihan pada malam sebelum upacara pernikahan, calon pengantin pria mendekati pendeta sambil berbisik, “Pak pendeta, ini cek Rp. 1 juta.”

            “Untuk apa ini?” tanya pendeta.

            “Besok, waktu pengucapan sumpah perkawinan, pada bagian untuk pengantin pria saya ingin bapak menghilangkan kata-kata ‘meninggalkan yang lain dan berdampingan hanya dengan istrimu selama kalian berdua hidup.’

            Keesokan harinya, ketika pengucapan sumpah perkawinan, pendeta memandu pengantin pria dengan mengatakan: “Maukah anda berjanji, di hadapan Tuhan dan di hadapan saksi-saksi yang hadir, untuk mengasihi dan melayani istrimu, baik waktu sehat atau sakit, dalam keberuntungan maupun kemalangan, dan selalu tunduk kepada perintahnya serta menuruti apapun kemauannya, selama kalian berdua hidup?”

            “Ii..iya” pengantin pria menjawab dengan tergagap dan sangat pelan.

            Usai upacara, pengantin pria menghampiri pendeta dan dengan penasaran bergumam, “Pendeta, bukannya kita sudah ada perjanjian? Sumpah tadi malah memberatkan saya dengan kalimat tambahan itu!”

            Sambil mengembalikan cek yang diterimanya kemarin ke tangan pengantin pria, pendeta berkata, “Tawaran istrimu jauh lebih tinggi!”

 

(Pesan moral: Sekorup-korupnya pendeta tidak pernah terdengar ada yang sampai sebejat itu merekayasa sumpah perkawinan. Namun pada kenyataannya banyak istri yang begitu “menguasai” suaminya seolah-olah sang suami memang benar-benar telah bersumpah untuk selalu takluk kepada sang istri meski diperlakukan seperti ajudan. Padahal sebaliknya, hendaknya “perempuan-perempuan muda mengasihi suami…baik hati dan taat kepada suaminya.” Titus 2:4, 5.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: