Penginjilan Awam

PENGINJILAN AWAM

 

            Seorang ibu tua tergerak untuk menginjil. Tidak jauh-jauh, dia ingin menginjil kepada para pekerja bangunan yang sedang bekerja di proyek pembangunan ruko (rumah toko) di dekat tempat tinggalnya.

            Demikianlah pada siang itu, sambil membawa sekantong plastik pisang goreng buatannya, dia mendatangi para pekerja yang sedang istirahat makan siang.

            “Saya boleh tanya, apakah kalian kenal Yesus?” sapanya dengan sopan kepada sekelompok pekerja yang baru saja hendak makan.

            Semua menggelengkan kepala sambil menoleh kepada satu sama lain.

Tiba-tiba salah seorang berteriak ke arah kelompok pekerja di bagian lain. “Hei! Ada yang kenal Yesus?”

            “Ya, kenapa?” terdengar seseorang menjawab.

            “Suruh ke mari. Ini ada yang mengantarkan makan siang!” seru pekerja yang tadi bertanya.

 

(Pesan moral: Sering kita terlalu optimistik bahwa penginjilan kita sudah sampai ke segenap penjuru bumi, dan sesumbar bahwa hampir semua orang sudah mengenal Yesus. Namun luasnya penginjilan tidak hanya diukur secara geografis tetapi juga demografis. Apakah tetangga terdekat anda sudah dijangkau? Masing-masing kita memiliki “Yerusalem, Yudea, dan Samaria” kita sendiri sebelum “sampai ke ujung bumi.” Kisah Para Rasul 1:8)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: