Minta Sepeda

MINTA SEPEDA

           

Doni, seorang anak remaja, tertangkap satpam ketika hendak mencuri sepeda di gereja. Dia dibawa menghadap pendeta.

            “Kenapa kamu mencuri?” tanya pendeta.

            “Saya ingin sebuah sepeda,” jawab Doni.

“Kenapa tidak minta dari Tuhan? Jangan mencuri sepeda milik orang.”

            “Sudah sebulan saya berdoa minta sepeda dari Tuhan, tapi belum diberikan juga,” tukas Doni. “Lalu saya mendengar pendeta berkhotbah bahwa Tuhan tidak menjawab doa kita dengan mengirim dari langit apa yang diminta, tapi kita harus berusaha.”

            “Jadi, kenapa kamu mencuri milik orang?” tanya pendeta.

            “Itu usaha saya.”

            “Tapi mengambil milik orang lain itu namanya mencuri, dan itu melanggar hukum Tuhan.”

            “Saya tahu itu,” kilah Doni lagi. “Tapi pendeta juga mengatakan bahwa Tuhan mengampuni segala dosa kita. Jadi saya berusaha semampu saya dulu, baru minta pengampunan dari Tuhan. Maukah pendeta mendoakan saya sekarang?”

 

(Pesan moral: Banyak di antara kita yang memiliki jalan pikiran seperti itu: berbuat dulu baru minta pengampunan. Memang, Rasul Paulus berkata, “di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah” [Roma 5:20]. Seperti sel-sel darah putih yang gugur berperang melawan infeksi di tubuh kita berubah menjadi nanah, maka kehidupan seseorang yang berlumuran dosa dan terus memeroleh kasih karunia dirinya pun bertaburan nanah!)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: