SIAPA DULUAN

SIAPA DULUAN

 

Dua kakak-beradik, Toni dan Soni, masing-masing berumur 10 dan 8 tahun, bertengkar soal siapa di antara mereka yang harus mendapat kesempatan pertama menikmati kue cucur yang sedang dibuat ibu. Maklum, kue cucur harus digoreng satu persatu.

            “Aku duluan, karena aku yang minta ibu buatkan,” kata Toni, si abang.

            “Tidak, aku duluan karena aku yang lebih dulu nunggu di sini,” Soni, adiknya, tak mau kalah.

            “Aduh, anak-anak, jangan bertengkar,” ibu menengahi. “Kalian tahu, kalau Yesus ada di sini, Dia akan bilang, ‘Biar saudara saya saja yang duluan, saya bisa menunggu.’”

            Mendengar itu Toni langsung menoleh kepada adiknya, “Nah, yang ini aku mengalah. Biar kamu saja yang jadi Yesus!”

 

(Pesan moral: Naluri manusia adalah cinta diri, itu sebabnya di mana-mana orang akan saling mendahului kalau tidak ada peraturan yang mengatur supaya antri. Satu-satunya hal yang dinasihatkan Kitab Suci agar kita saling mendahului ialah “dalam memberi hormat.” Roma 12:10. Orang Kristen sepatutnya menjadi pelopor dan teladan dalam perilaku positif apapun.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: