POSISI WAKTU BERDOA

POSISI WAKTU BERDOA

 

            Tiga orang penatua sedang bertukar pikiran di teras gereja tentang bagaimana posisi yang terbaik saat berdoa.

            “Saya pikir bertelut adalah posisi yang paling baik,” kata penatua pertama.

            “Menurut pengalaman pribadi saya, doa yang selalu dijawab ialah apabila saya berdoa sambil berdiri dengan kedua tangan dan wajah terangkat ke atas,” ujar penatua kedua.

            “Kalau saya mempunyai permohonan yang sangat khusus, saya akan berdoa sambil tengkurap di lantai,” aku penatua ketiga.

            Tukang servis telepon yang sejak tadi mendengarkan sambil memperbaiki kabel-kabel seketika ikut nimbrung bicara.

            “Maaf, bapak-bapak, saya tidak bermaksud mengganggu,” katanya penuh sopan. “Tapi dalam pengalaman saya, posisi berdoa yang paling kusyuk adalah waktu saya sedang tergantung di puncak tiang telepon dengan posisi kepala di bawah!”

 

(Pesan moral: Posisi waktu berdoa tidak ada yang baku, baik secara dogma keagamaan maupun pengajaran Kitab Suci. Namun yang pasti seseorang akan berdoa sungguh-sungguh bila jiwanya  terancam, atau karena mendambakan sesuatu, atau sedang dalam kekhawatiran yang sangat. Tapi kapan anda terakhir berdoa dengan kusyuk supaya “jangan jatuh ke dalam pencobaan” [Markus 14:38], dan berdoa “bagi mereka yang menganiaya” anda [Matius 5:44]?)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: