Ketika Salah Ucap

KETIKA SALAH UCAP

 

            Seorang calon pendeta muda sedang menjalani magang di sebuah jemaat. Hari itu dia berkhotbah dengan mengutip cerita tentang Yesus memberi makan lebih dari lima ribu orang hanya dengan lima ketul roti dan dua ekor ikan.

            Namun, dalam kegugupannya dia keliru berkata, “Tuhan mengadakan mujizat yang luar biasa. Dengan lima ribu roti dan dua ribu ikan Dia dapat memberi makan lima orang sampai kenyang.”

            Pak Petrus, salah seorang anggota jemaat yang terkenal tukang kritik, langsung menimpali: “Ah, itu sih bukan mujizat namanya. Saya juga bisa kalau begitu.”

            Karena sudah tahu sifat anggota yang satu ini, pendeta tidak menggubrisnya dan terus berkhotbah.

            Minggu berikutnya, ketika melanjutkan bagian kedua dari seri pelajarannya, pendeta muda itu mengulangi kisah yang sama. Tapi kali ini dia menceritakannya dengan benar.

             “Bukan main, hanya dengan lima potong roti dan dua ekor ikan bisa memberi makan lebih dari lima ribu orang!” katanya.

            Lalu dia berpaling ke tempat duduk Pak Petrus. “Bagaimana, apakah anda bisa melakukan hal itu?”

            “Tentu saja bisa,” sahut pak Petrus.

            Sedikit terperangah pendeta bertanya, “Bagaimana caranya?”

            “Dengan sisa dari lima ribu roti dan dua ribu ikan yang pendeta ceritakan minggu lalu!” ujarnya.

 

(Pesan moral: Salah ucap dapat terjadi tanpa sengaja oleh siapa saja. Tetapi ada kebiasaan di suatu tempat yang bila mendengar pengkhotbah salah ucap sedikit saja maka seluruh jemaat langsung “gerrrr” tertawa, sekalipun di tengah khotbah yang khidmat dan menyentuh. Namun sering memang “salah ucap” terjadi akibat kedangkalan berpikir dan kebodohan. Padahal, “siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.” Amsal 10:10.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: