KANIBAL KRISTEN

KANIBAL KRISTEN

 

            Peristiwa ini, konon, terjadi di pedalaman benua Afrika lebih satu abad silam. Saat itu seorang missionaris yang kesasar di tengah hutan secara tidak sengaja berjumpa dengan beberapa penduduk setempat yang waktu itu terkenal suka memakan manusia.

            Sesaat kemudian missionaris itu sudah terkepung dan tampaknya siap untuk dijadikan mangsa. Menyadari situasinya yang genting, diapun tersungkur di tanah dan dengan badan gemetar mulai berdoa dengan nyaring:

            “Kalau Tuhan kehendaki, dalam sekejap saja mereka ini bisa berubah menjadi orang-orang Kristen yang taat,” kata missionaris itu dalam doanya.

            Sekonyong-konyong terjadilah pemandangan yang ajaib. Parang dan tombak yang tadinya sudah teracung itu diturunkan dan diletakkan di atas tanah, lalu bagai dikomando orang-orang dari suku kanibal itupun serentak bertelut dan berdoa:

            “Terimakasih atas makanan ini, berkatilah sebelum kami menikmatinya…”

 

(Pesan moral: Berdoa demi keselamatan diri itu perlu; dan berdoa bagi kepentingan orang lain adalah kebajikan. Tetapi mendoakan “kemakmuran bagi negeri”  dan “kebijaksanaan bagi penguasa“—supaya kita bisa hidup sejahtera dan bebas berbakti—meskipun kedengarannya mulia tapi tak selaras dengan nubuatan. Bukankah dunia akan semakin jahat, dan umat Tuhan memang akan disesah? Simaklah Yohanes 17:9  dan Amsal 29:26.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: