Jadi Kafir Saja

JADI KAFIR SAJA  

 

            Seorang anak kecil menyaksikan upacara baptisan di sebuah gereja. Inilah pertama kalinya dia menonton upacara baptisan secara diselamkan.      Dasar anak-anak, begitu sampai di rumah dia langsung ingin mencobanya kepada ketiga ekor kucing piaran.

             “Kalian harus saya baptiskan,” katanya sembari mengambil air dalam baskom.

            Dia mulai dengan anak kucing yang pertama. Meskipun mengeong karena kedinginan tapi anak kucing itu terlalu lemah untuk bisa melepaskan diri. Begitu juga dengan anak kucing yang kedua.

Tetapi begitu induknya hendak dimasukkan ke dalam baskom yang penuh air kucing itu memberontak lari ke bawah meja.

            Anak itu menangkapnya lalu dengan paksa dimasukkan ke dalam baskom. Induk kucing itu memberontak bahkan menggaruk tangannya.

            Karena kesakitan induk kucing itu dicampakkannya ke lantai sambil mengumpat: “Pergi sana! Biar kamu jadi kafir saja!”

 

(Pesan moral: Baptisan sebagai lambang pembasuhan dosa dan pengakuan iman akan Yesus dijalani orang dengan berbagai perasaan dan motivasi. Ada yang dengan hati tulus dan emosional karena sudah menang atas pergumulan dosa, ada pula yang menerimanya tanpa perasaan berarti. Padahal baptisan adalah soal hidup dan mati, “karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah.” Kolose 2:12)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: