ASAL-USUL KELUARGA IBU DAN AYAH

ASAL-USUL KELUARGA IBU DAN AYAH

 

            Suatu hari seorang gadis cilik bertanya kepada ibunya, “Bu, asal-usul manusia dari mana?”

            Jawab ibunya, “Pertama-tama Tuhan menciptakan Adam dan Hawa. Sesudah itu mereka melahirkan anak-anak. Begitu seterusnya sampai keturunan manusia menjadi banyak.”

            Beberapa hari kemudian anak ini menanyakan pertanyaan yang sama kepada ayahnya, seorang ateis, yang menjawab, “Berjuta-juta tahun yang lampau adanya cuma monyet-monyet. Kemudian monyet-monyet itu perlahan-lahan berubah menjadi manusia.”

            Mendengar penjelasan ayahnya yang berbeda dari keterangan ibunya, gadis cilik itu menjadi bingung. Dalam kebingungannya dia kembali bertanya kepada ibunya.

“Kata ibu manusia itu diciptakan oleh Tuhan, tapi kata ayah kita berasal dari monyet. Mana yang benar?” tanya anak itu.

“Oh, kamu tidak usah bingung,” sahut ibunya. “Sebab yang ibu katakan kepada kamu itu adalah asal-usul dari keluarga ibu, sedangkan yang ayah katakan itu adalah asal-usul keluarga ayah!”

 

(Pesan moral: Perdebatan tentang asal-usul manusia tercipta oleh orang-orang yang mengingkari adanya Allah. Padahal penganut teori evolusi tidak pernah bisa menjawab sejak kapan proses monyet menjadi manusia itu berhenti, sebab monyet melahirkan monyet dan sampai mati tetap monyet. Memang ada orang yang lahir sebagai manusia tapi waktu matinya sebagai “monyet.” Manusia, sekalipun gemilang tapi tidak berakal budi, “boleh disamakan dengan hewan”! Mzmur 49:21.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: