Arsip untuk Hunian

Menertibkan Kabel di Rumah

Menertibkan Kabel di Rumah
 
Kabel- kebel di rumah Anda berantakan dan kusut? Tak perlu pusing, atasi dengan roll bekas dari tissue gulung Anda. Bebas biaya dan mudah.

Untuk mendekorasi rumah, tak selalu harus menggunakan barang-barang baru. Jika kita perhatikan, banyak sampah rumah tangga yang dapat didaur ulang dan dijadikan dekorasi rumah.
Untuk mengatasi kabel-kabel yang kusut dan berantakan misalnya. Anda hanya perlu menyiapkan roll bekas tissue gulung serta beberapa lembar koran bekas. Untuk membuatnya ikuti langkah berikut.

Langkah pertama, siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, Gunting, double tape, roll bekas tisssue gulung dan potongan koran bekas.

Langkah kedua, potong koran bekas dan tutupi seluruh permukaan roll tissue dengan koran tersebut. Rekatkan dengan double tape.

Langkah ketiga, potong-potong sisa kertas di bagian atas dan bawah roll dengan jarak sekitar 1 cm. Kemudian lipat kearah dalam, rekatkan dengan double tape.

Dengan tiga langkah praktis, kini Anda bisa membuat rumah lebih rapih dan bebas dari kabel yang berantakan dan kusut.

(CBN)

Komentar bertahan »

Mendongkrak Nilai Jual Rumah

Mendongkrak Nilai Jual Rumah
 
Bingung ingin menjual rumah tidak laku-laku? Tak sedikit orang yang mengalami hal demikian, bahkan hingga hitungan tahun pembeli tak kunjung datang.

Memasang iklan di koran, majalah atau menggunakan agen properti tidak menjadi jaminan bahwa rumah akan cepat terjual. Banyak hal yang menjadi penyebab, salah satunya adalah masalah harga.

Tak sulit menemui rumah dengan harga yang menjulang tinggi di lokasi yang jauh dari kesan elite. Banyak pemilik rumah tidak menyadari hal ini dan hanya memperhitungkan keuntungan. Namun alih-alih mendapat untung, rumah tersebut justru tidak laku karena kehilangan pembeli potensial.

Sementara itu, bila harga yang ditawarkan lebih rendah dari harga pasar memang bisa menarik banyak peminat. Namun jangan lupa juga, terkadang bisa timbul asumsi negatif dari pembeli bahwa ada sesuatu yang salah pada rumah tersebut bila harga yang ditawarkan terlalu rendah. Lagipula, bukankah bila akhirnya rumah laku terjual dengan harga di bawah rata-rata, Anda dapat dianggap
merugi karena seharusnya bisa memperoleh lebih. Serba salah, bukan?

Itu sebabnya dibutuhkan pertimbangan yang cermat dan matang sebelum menentukan harga rumah untuk menghindari hal-hal tersebut di atas. Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan antara lain lokasi rumah, harga pasaran di lokasi tersebut, lingkungan sosial, fasilitas infrastruktur maupun fasilitas yang dimiliki rumah seperti adanya perangkat AC, water heater dan lain-lain.

Semakin lengkap fasilitas yang dimiliki atau semakin strategis lokasi sebuah rumah dapat mendongkrak nilai jualnya. Cobalah meminta perkiraan harga jual ini dari tiga agen yang berbeda dan bandingkan nilainya. Bila sudah ada calon pembeli yang berminat, ingatlah faktor-faktor penting yang menjadi nilai plus dari rumah Anda, misalnya rumah yang tertata rapi dan dalam kondisi baik, memiliki pendingin udara di setiap kamar atau lokasi rumah yang strategis. Hal ini bisa menjadi pegangan bagi Anda saat melakukan negosiasi dengan calon pembeli agar harga yang disepakati pun tidak turun terlalu jauh dari yang ditawarkan.

(RMC)

Komentar bertahan »

Menghadirkan Taman dalam Rumah

Menghadirkan Taman dalam Rumah
 
Awalnya, taman dalam rumah atau yang kerap disebut patio ini banyak dibangun di negara padang pasir atau gurun. Sekarang patio sudah berkembang dan mengilhami perancang taman di seluruh dunia.

Di negara gurun seperti Arab, orang tidak bisa membuat taman di luar rumah. Tanaman akan kering dan mati, karena panasnya iklim gurun. Karena itu, taman dalam rumah adalah solusinya. Patio tersebut akan memberikan kesejukan di dalam rumah bak oasis di tanah gurun.

Siapa sangka, bila ide membuat taman dalam rumah tersebut kemudian menyebar, termasuk ke Indonesia. Masalah terbatasnya lahan bisa teratasi dengan membuat taman sederhana di lahan terbatas, karena lahan yang sempit bisa Anda berdayakan.

Keberadaan taman di dalam rumah justru bisa menambah nilai estetika ruang.

Ada tiga nilai estetika yang bisa diperoleh, yaitu:

Pertama, spatial surprise, nilai estetika yang memberi efek kejutan berupa perasaan yang sedikit terkejut dan menyenangkan yang dirasaka oleh tamu ketika tiba-tiba berhadapan dengan taman di tempat yang tak terduga. Hal ini bisa menyegarkan di tengah ruang tertutup

Kedua, spatial diversity, nilai estetika yang memberi keberagaman ruang. Setiap manusia selain membutuhkan ruang tertutup (ada dinding ada atap) juga membutuhkan tempat setengah tertutup (ada atap tidak ada dinding), setengah terbuka (ada dinding tidak ada atap), dan ruang sama sekali terbuka (hanya ada perkerasan) untuk menciptakan tempat berteduh yang nyaman di saat kondisi cuaca berubah-ubah.

Ketiga, spatial decompression, nilai estetika yang memberi pelegaan ruang berupa perasaan lega/ terlepas dari kungkungan ruang tertutup menuju ruang terbuka yang bisa dirasakan jika terdapat taman dalam rumah.

Selain menambah nilai estetika, banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan membuat patio atau inner courtyard ini. Seperti menambah keindahan dan kenyamanan dalam rumah. Di samping itu patio juga bisa dijadikan tempat untuk “mencuri’ matahari ke dalam rumah, sehingga penerangan alami bisa benar-benar dioptimalkan saat siang hari.

Manfaat lainnya adalah memperlancar aliran udara di dalam rumah. Karena ruang yang baik haruslah menganut sistem cross ventilation atau udara mengalir lurus dari satu sisi ke sisi yang lain. Dengan membuat patio, sistem tersebut akan mudah dilaksanakan. Jika udara mengalir lancar dalam rumah, maka rumah yang sehat akan otomatis tercipta.

Di rumah yang tak terlalu luas penghuni akan cepat merasa sumpek. Jika sejengkal tanahnya bisa direlakan untuk membuat sebuah taman mungil, suasananya tentu akan berbeda. Anda bisa punya tempat refreshing favorit di rumah dengan memandang sebuah taman yang asri.

Letak

Dimanakah patio cocok ditempatkan? Biasanya di ruang yang paling sering digunakan penghuni. Seperti ruang keluarga yang biasa digunakan untuk berkumpul dan menonton televisi. Namun penataannya diupayakan jangan sampai mengganggu fungsi utama ruang tersebut. Misalnya arah cahaya masuk matahari yang salah bisa membuat layar televisi Anda memantulkan cahaya dan tidak enak ditonton.

Ruang lain yang bisa dipilih untuk disatukan dengan patio adalah ruang makan dan dapur. Dengan asumsi bahwa ruang makan juga merupakan tempat paling sering berkumpul keluarga dengan bencanda ria sambil menyantap hidangan saat pagi dan malam hari. Pagi hari biasanya seluruh anggota keluarga langsung menyerbu ruang makan sebelum memulai aktivitas.

Tentu akan menyenangkan jika sarapan mendapat bonus pemandangan menawan dan kesegaran dari taman yang menyatu dengan ruang makan. Demikian juga saat malam, dinner romantis dan hangat dengan hidangan lezat plus lilin menyala dikelilingi indahnya taman yang menawan.

Dapur modern juga cocok disatukan dengan taman, karsena dapur bersih merupakan tempat ibu-ibu menghabiskan waktunya memasak untuk suami dan anak tercinta. Dapur merupakan salah satu ruang yang mem butuhkan sirkulasi udara yang baik. Salah satu piranti dapur, kompor gas, menuntut adanya sirkulasi udara yang maksimal sebab jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran keberadaan taman di dapur bisa dijadikan solusi.

Jika berminat membangun taman dalam rumah, pertimbangkan kondisi sirkulasi udara dalam ruang, karena tumbuhan membutuhkan udara. Biarkan bagian atas taman terbuka, agar aliran udara dan cahaya matahari yang sangat diperlukan tanaman untuk proses fotosintesis bisa masuk dengan leluasa.

Perhitungkan juga proporsi ukuran taman dengan rumah. Idealnya ukuran patio minimal sekitar 3×4 meter. Namun jika rumah memang tak begitu luas, tetap bisa membuat ukuran yang lebih kecil. Perancangan taman dalam rumah perlu memperhatikan arah masuknya cahaya matahari dan sirkulasi udara yang sangat dibutuhkan bagi kelangsungan hidup tanaman.

Patio yang berukuran kecil sebaiknya diberi perkerasan penuh. Sehingga tanaman cukup ditempatkan di dalam pot-pot yang memiliki fleksibilitas dalam penataan juga pertumbuhannya, sehingga bisa dipindah-pindahkan sesuai dengan keinginan.

PRC | Global

Komentar bertahan »

Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Wallpaper

Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Wallpaper
 
Saat mendengar kata wallpaper, hal yang terlintas dalam pikiran adalah dinding yang ramai dengan corak warna-warni. Namun sekarang, wallpaper sangat beragam, mulai dari permukaannya yang mengkilap dan dove, warna-warna yang natural dan polos, hingga motif glow in the dark. Namun sebelum membeli dan memasang wallpaper, baiknya kenali dahulu benda yang satu ini.

Bahan Dasar Wallpaper
Awalnya wallpaper terbuat dari kertas. Namun karena bahan dasar kertas mudah robek dan tidak tahan air, wallpaper ini diganti dengan bahan dasar PVC atau vinyl. Selain lebih awet, wallpaper vinyl tahan terhadap air, mudah dibersihkan dengan lap basah, wallpaper ini harganya pun lebih murah dibandingkan wallpaper kertas. Tetapi perlu kita ketahui bahwa vinyl adalah bahan yang tidak ramah lingkungan karena tidak dapat didaur ulang.

Wallpaper menjadi menarik karena adanya motif-motif yang beragam. Motif ini dihasilkan oleh bahan pewarna semacam cat dan membutuhkan cairan pelarut. Cairan pelarut tersebut ada yang menggunakan air dan ada juga yang menggunakan tiner. Karena itu muncullah istilah wallpaper water based (untuk yang berbahan dasar air) dan solvent based (untuk yang berbahan dasar tiner).

Untuk membedakan antara water based dengan solvent based, dapat dicium dari baunya. Wallpaper solvent based akan berbau tiner.Selain itu, wallpaper water based biasanya terdapat nama negara yang memproduksinya, seperti Eropa dan Amerika karena di negara-negara tersebut tidak ada lagi yang memproduksi menggunakan bahan dasar tiner. Sedangkan wallpaper yang tidak tercantum nama negara yang memproduksinya biasanya adalah wallpaper yang masih berbahan dasar tiner.

Namun, perbedaan yang utama adalah pengaruhnya terhadap kesehatan jika digunakan. Wallpaper water based lebih aman digunakan dibandingkan solvent based, karena solvent based menimbulkan bau tiner dan bau tersebut akan dihirup setiap hari oleh kita dan akibatnya akan mengganggu kesehatan.

Apalagi jika memiliki anak kecil di rumah, dimana anak akan memegang wallpaper yang berbahan dasar tiner tersebut dan kemudian memasukan tangannya ke dalam mulut. Tentunya itu berbahaya bagi kesehatannya. Namun begitu, wallpaper berbahan dasar tiner ini masih saja banyak digunakan, karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan yang berbahan dasar air.

Dapat dipindah
Wallpaper vinyl adalah wallpaper yang lapisan atasnya adalah vinyl. Untuk lapisan bawahnya terdapat dua macam bahan yang digunakan, yaitu kertas dan kain. Wallpaper dengan lapisan bawahnya menggunakan kain memiliki keunggulan lain karena dapat dilepas dan dipindahkan ke tempat lain karena sifatnya yang tidak mudah robek. Jadi Anda masih bisa menggunakan wallpaper lama yang masih bagus ke ruangan lain jika sudah bosan.

BS | Global

Komentar bertahan »

Tips Merawat Spring Bed

Tips Merawat Spring Bed

Spring bed adalah tempat tidur yang paling banyak digunakan karena selain mempunyai per penahan yang dapat menjaga bentuk tulang punggung, busa spring bed juga lebih awet digunakan jika dibandingkan dengan kasur busa biasa dan kapuk. Namun begitu kita tetap harus merawatnya agar lebih awet digunakan. Kiatnya?

Umumnya, ujung spring bed adalah bagian yang mudah kotor. Untuk membersihkannya, tegakkan spring bed, kemudian semprotkan cairan pembersih dan luruhkan dari atas ke bawah pada bagian yang kotor tersebut. Usahakan dilakukan secara rutin.

Hindari terlalu banyak memberi beban pada tepi spring bed. Lebih baik di tengah. Sebaiknya posisi kasur dibolak-balik setiap sebulan sekali. Yang semula di atas bisa diganti ke bawah. Usaha ini perlu dilakukan agar bebannya merata dan per kasur tidak mati.

Hindarkan dari udara lembab. Bila spring bed terkena tumpahan air harus segara dikeringkan dengan cara dijemur. Tapi ingat, jangan jemur spring bed langsung di bawah terik matahari.

Jangan menjemur spring bed langsung di bawah terik matahari, tapi cukup diangin-anginkan saja. Lakukanlah 2 bulan sekali.

Jika tidak ada waktu untuk menjemur spring bed secara rutin, maka agar tidak mudah kotor, sebaiknya kasur spring bed digunakan di dalam kamar AC dan ditutup dengan bed cover.

Spring bed juga perlu dibersihkan dengan mengunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu-debu halus dan tungau yang dapat mengganggu kesehatan. Usahakan sebisa mungkin terhindar dari kebanjiran karena sping bed mudah rusak jika terkena air. Per menjadi berkarat dan busanya menjadi lengket.

Komentar bertahan »

Kiat Membeli atau Menyewa Rumah?

Kiat Membeli atau Menyewa Rumah?

Kadang-kadang diperlukan beberapa pertimbangan khusus dalam memutuskan untuk memiliki sebuah tempat tinggal.

Selain kondisi lingkungan (keamanan dan kenyamanan), fasilitas dan kemudahan aksesbilitas, diperlukan juga pertimbangan untuk memutuskan apakah lebih baik menyewa atau membelinya.

Dengan menyewa rumah, memang kita tidak perlu mengeluarkan banyak biaya perawatan untuk rumah tersebut, namun bila dijumlahkan biaya sewa keseluruhan dan biaya penggunaan daya listrik dan air, maka bukan jumlah sedikit yang dikeluarkan.

Namun bila Anda hanya berencana untuk tinggal di suatu daerah dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, misalnya Anda bekerja di sebuah instansi yang sering mengutus Anda berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain, maka menyewa rumah lebih baik karena tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membelinya dan tidak perlu mengurus penjualan rumahnya ketika akan pindah ke daerah lain.

Dengan membeli rumah perlu mengeluarkan modal awal yang cukup besar, antara lain untuk perbaikan saat pertama kali membelinya, dan pembayaran jasa notaris. Dengan biaya yang hampir sama dikeluarkan dengan menyewa rumah, namun membeli rumah jauh lebih menguntungkan.

Kenapa? Karena dengan membeli rumah, berarti kita telah memperoleh hak milik atas rumah tersebut. Selain itu,dapat dijadikan suatu investasi yang nilainya terus naik dan dapat di tempati selamanya, tanpa perlu kuatir harga sewa semakin naik dan tanpa perlu berpindah tempat lagi jika masa sewanya telah habis. Sangat menguntungkan bukan?

Apalagi saat ini terdapat beberapa bank yang memberikan KPR, yaitu kredit dalam pembelian rumah dengan banyak pilihan jangka waktu mulai dari setengah tahun hingga 20 tahun, dan bunganya pun masih terjangkau.

Komentar bertahan »

Mempersiapkan Rumah Menghadapi Musim Hujan

Mempersiapkan Rumah Menghadapi Musim Hujan
 
Seringkali kita direpotkan dengan masalah-masalah yang timbul saat musim hujan tiba. Tidak hanya masalah kesehatan yang rentan penyakit seperti flu, namun juga dampak hujan terhadap rumah.

Untuk itu, ketika kita mulai membangun sebuah rumah, konsep rumah yang dirancang harus memikirkan solusi ketika musim hujan tiba. Berikut ini tips mempersiapkan rumah menghadapi musim hujan, sehingga saat musim hujan tiba tidak perlu kerepotan lagi.

Atap
Masalah kebocoran pada atap adalah hal yang paling sering dijumpai pada rumah-rumah pada musim hujan. Untuk itu tidak ada salahnya jika rutin 3 bulan sekali melakukan pemeriksaan pada atap rumah, apakah ada retak-retak, perlukah genteng yang lama diganti, atau adakah kayu pada atap yang mulai lapuk. Perhatikan juga daerah bubungan atap karena plester semen pada bagian tersebut mudah bocor.

Jika terdapat retak rambut pada atap, berikan kawat kasa dan lapisi dengan waterproof. Untuk retak besar, perlu dibobok dan diplester kembali.

Sangat disarankan untuk menggunakan alumunium foil (1- 2 mili) sebagai pelapis antara plafon dan genteng. Aluminium foil tersebut berfungsi untuk mengurangi penyerapan panas, menghindari tampias jika ada ketidaksempurnaan dalam pemasangan genteng, sehingga air yang masuk dari genteng akan turun ke plank dan tak masuk ke dalam rumah.

Plafon yang dibiarkan lembab gara-gara rembesan air, lama-lama bisa lapuk dan rubuh. Selain merusak estetika dan membahayakan, biaya perbaikannya pun jadi lebih mahal.

Untuk atap asbes, pemasangan paku baut harus dilapisi karet, lalu dipelingkut di area pakunya baru kemudian di bor agar saat hujan air tidak merembes melalui celah lubah paku.

Dinding
Saat musim hujan, biasanya dinding rumah menjadi lembab dan terdapat rembesan dari atap rumah. Namun jika atap rumah sudah terlebih dahulu diperbaiki dan diberi waterproof, maka kemungkinan besar rembesan air hujan tidak akan masuk.

Untuk dinding outdoor, sebaiknya gunakan pelapisan weathershield sebagai pelindung terhadap jamur agar dinding tak bernoda hitam. Namun jika terlanjur berjamur, dinding perlu dikerok dahulu, kemudian dicat kembali dan diberi waterproof.

Dinding yang retak juga harus dibobok, kemudian diplester ulang dan lapisi dengan waterproof.
Dinding luar yang menggunakan batu alam perlu perhatian ekstra karena mempunyai resiko berlumut dan berjamur lebih tinggi dibandingkan dengan dinding yang dicat. Untuk itu lapisi batu alam dengan vernis dan precoat setiap 6 bulan sekali agar kondisinya selalu terjaga. Jika berlumut atau berjamur, terpaksa harus di kikis dengan gerinda dan dapat merusak tektur batu.

Jika ada parapet di dinding, berikan kemiringan pada parapet agar air hujan tidak mengikis parapet secara langsung.

Lantai
Lantai dalam rumah sebaiknya lebih tinggi daripada teras dan usahakan jangan menggunakan lantai materi indoor untuk ruangan outdoor. Tampiasan air hujan yang jatuh ke lantai teras dapat diakali dengan membuat overstek.

Agar air hujan tidak masuk kedalam rumah saat musim hujan, level ketinggian rumah harus lebih tinggi dari level jalan.

Lampu Outdoor
Lampu outdoor pun juga perlu diperhatikan. Apakah kabel tetap terbungkus rapi atau tidak? Karena bila ada kabel yang terkelupas apalagi telanjang akan sangat membahayakan. Selain dapat terjadi arus pendek, kabel yang terendam air dengan kondisi terkelupas dan telanjang bisa menghantarkan listrik dan akibatnya menyetrum orang yang kontak langsung dengan air tersebut.

Sebaiknya gunakan aliran DC untuk lampu taman atau luar rumah agar lebih aman karena tak menghantar listrik.

Saluran Limbah
Bersihkan parit dan saluran air dari kotoran secara rutin agar tidak tersumbat akibat kotoran dan sampah dan menggenang. Saluran riol rumah yang menuju ke parit, sebaiknya diberi kemiringan untuk mencegah tergenangnya air.

Pasangkan kasa di mulut riol untuk mencegah masuknya tikus.
Untuk menghindari macetnya saluran pembuangan air pada kamar mandi, bagilah daerah-daerah yang kadar air tanahnya memang tinggi dan buat ruang rembesan air yang lebih besar. Lebih baik lagi jika lahan tanah tempat tinggalnya tinggi karena air dapat langsung merembes ke tanah. Tapi jika lahan termasuk daerah banjir dan kadar air dalam tanahnya tinggi, sebaiknya perlu dibuat lebih dari satu daerah rembesan sedalam 3-4 meter.

PRC | Global

Komentar bertahan »

Perpustakaan didalam Rumah

Perpustakaan didalam Rumah
 
Perpustakaan di dalam rumah akan memotivasi keluarga agar lebih senang membaca. Perpustakaan juga dapat menciptakan suasana gemar belajar.

Untuk itu, perlu diciptakan suasana yang mendukung serta mampu memberikan kenyamanan dalam melakukan aktivitas tersebut. Bagaimana cara menciptakan ruangan atau perpustakaan yang baik?

Salah seorang arsitek bernama Ir Wisnu Brata pernah menjelaskan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menghadirkan perpustakaan di dalam rumah.

Pertama, ketersediaan ruang dan kebutuhan anggota keluarga. Apakah kita masih memiliki ruang
kosong yang belum terpakai atau termanfaatkan dengan baik? Jika masih ada, sebaiknya kita manfaatkan ruangan tersebut. Jika tidak, kita cukup memanfaatkan salah satu sudut ruangan yang masih kosong untuk dijadikan perpustakaan.

Kedua, lokasi perpustakaan. Jika kita ingin ruangan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh anggota keluarga, sebaiknya tidak diletakkan di dalam ruang tidur. Soalnya, hal itu akan membuat anggota keluarga yang lain merasa sungkan datang ke area tersebut. Ada baiknya lokasinya kita letakkan bersebelahan dengan musala ataupun ruang kerja. Biasanya area ini lebih mampu menciptakan keheningan yang sangat dibutuhkan saat membaca.

Ketiga, buatlah teratur. Tentunya Anda akan kehilangan semangat membaca jika melihat ruangan yang berantakan dengan buku-buku yang berserakan dan bertumpuk tak beraturan. Susunlah buku-buku koleksi Anda dengan teratur melalui penamaan yang telah Anda rancang sendiri. Apakah berdasarkan judul, pengarang atau minat. Kadang yang lebih sering adalah berdasarkan ukuran dan tebal buku karena lebih mudah penempatannya.

Kita lebih sering mengingat ukuran buku ketimbang judul atau nama pengarangnya. Untuk penempatan pada rak, maka kita dapat menyusun dengan koleksi ayah pada rak paling atas, kemudian koleksi ibu pada rak berikutnya, demikian seterusnya.

Keempat, furnitur. Furnitur yang menjadi kebutuhan utama di dalam ruang baca atau perpustakaan adalah lemari untuk menyimpan buku-buku, kursi, dan meja untuk membaca. Penting untuk diperhatikan di sini adalah material untuk pembuatan furnitur.

Sebaiknya untuk kaki-kaki rak buku digunakan kayu keras seperti jati, kruing, kamper, atau merbau yang relatif lebih tahan terhadap rayap dibandingkan borneo. Dapat pula kayu-kayu ini kita beri cairan antirayap atau lentrek sebagai pelapis kedua sebelum dicat. Untuk rak bukunya, tidak perlu dibuat terlalu tinggi dan tidak perlu dibuat terlalu formil sehingga membuat kita tidak nyaman.

Kelima, pencahayaan dan sirkulasi udara. Untuk pencahayaan pada perpustakaan pada siang hari, biasanya mengandalkan cahaya matahari atau lampu umum atau general lighting. Untuk malam hari, bisa kita gunakan lampu yang memiliki reflektor atau pengarah yang bisa kita letakkan di meja atau dinding.

Keenam, untuk aksesorinya. Agar ruangan terasa lebih personal dan homy, kita dapat meletakkan barang-barang yang memiliki keterikatan emosional dengan diri kita dan melupakan koleksi pribadi seperti lukisan, foto-foto keluarga, atau karya seni lainnya. Jika Anda pencinta tanaman, tanaman dalam pot dapat digunakan agar terasa lebih hijau.

OZ | Global

Komentar bertahan »

Mengapa Pilih Rumah Minimalis?

Mengapa Pilih Rumah Minimalis?
 
Sampai saat ini desain rumah dengan gaya minimalis masih digemari. Gaya ini dipandang praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern mereka. Benarkah?

Ada beberapa alasan mengapa orang cenderung memilih gaya minimalis. Di antaranya, gaya ini dianggap merupakan jawaban atas tantangan zaman yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari sesuatu yang minimal. Bisa berupa dana pembangunan yang minim atau dengan meminimalkan gaya hidup. Namun kemudian keterbatasan ini melahirkan tren arsitektur yang banyak digemari, arsitektur minimalis.

Desain rumah minimalis bercirikan tampilan rumah tanpa ornamen yang berlebihan, menggunakan bahan material yang diekspos sehingga tampilannya terkesan jujur dan tidak berlebihan.

Gaya minimalis sendiri berawal dari protes terhadap masyarakat yang tidak menghargai sumber daya alam, mengeksploitasi habis-habisan untuk hal-hal yang tidak perlu. Gaya minimalisme ini merujuk pada gerakan “back to basic” atau kembali kepada kesederhanaan yang apa adanya.

Gaya ini melahirkan sebuah bangunan yang tanpa hiasan berlebihan, jujur dan apa adanya.
Jika Anda menyukai gaya hidup modern, maka gaya ini bisa jadi pilihan gaya hidup sehari-hari. Sebagai contoh sepasang suami istri yang sama-sama bekerja akan memilih gaya hidup yang cepat, simple dan praktis dengan tetap mengedepankan tren yang sedang digandrungi.

Tren boleh saja diikuti dan digemari, namun Anda tetap harus memperhatikan kesesuaiannya terhadap iklim. Gaya minimalis bukan asli produk negeri kita, karenanya Anda tetap harus memperhatikan faktor-faktor iklim tropis seperti hujan dan panas matahari.

Perhitungkan arah matahari, jangan sampai rumah minimalis Anda salah arah dengan menghadap matahari, alhasil Anda bakal memiliki ruangan yang kerap panas terjemur matahari.

Digabungkan

Seperti diketahui, gaya rumah minimalis memiliki ciri khas sendiri dalam tampilan bangunannya. Biasanya rumah-rumah minimalis menggunakan batuan, permainan unsur garis dan bidang, serta pewarnaan yang cenderung lebih berani daripada gaya arsitektur Mediterania maupun klasik.

Kekuatan utama dalam desain modern minimalis terletak pada gubahan geometri dan penggunaan material, karenanya permainan pada permukaan dinding merupakan hal yang biasa dalam gaya ini. Sama saja jika anda membuat sebuah “lukisan” bergaya kubisme dan mengisi relung-relung bidang kubus tersebut dengan warna dan bahan yang berbeda.

Namun demikian, gaya minimalis di Indonesia sendiri telah mengalami perkembangan yang cukup berbeda daripada yang dipahami secara internasional sebagai “minimalisme”. Gaya yang sesungguhnya pada minimalisme memiliki prinsip “less is more”. Sementara prinsip arsitektur modern minimalis sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur “form follow function” atau bentuk mengikuti fungsi, karenanya bentuk-bentuk yang tidak perlu dihilangkan.

Di Indonesia masih banyak digunakan ornamentasi atau hiasan dan minimalis menjadi sebuah gaya arsitektur yang berdiri sendiri. Hal tersebut dikarenakan kebudayaan Indonesia yang sarat dengan ornamentasi atau hiasan. Menggabungkan fasade minimalis yang lebih Indonesia memang tidak ada salahnya.

PRC | Global

Komentar (7) »

Furnitur Minimalis Tampil Lebih Manis

Furnitur Minimalis Tampil Lebih Manis
 
Sebagaimana ungkapan minimalis, maka detail rumit tak berlaku. Begitulah furnitur minimalis. Meski bentuknya cenderung sederhana, mengurangi penggunaan profil atau detil, namun tetap bisa tampil manis.

Menata interior rumah dengan gaya minimalis tidaklah sulit. Kuncinya adalah perhatian pada kesan ruang yang lapang dan luas. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memilih furnitur yang tepat. Ini memudahkan dalam menata letaknya dan menyelaraskan warna serta tata cahaya pada ruang.

Furnitur minimalis biasanya mengurangi penggunaan profil atau detail seperti ukiran dan garis-garis lengkung. Bentuknya cenderung sederhana seperti kotak-kotak atau kubisme. Tampilan yang dihasilkan akan terlihat flat, bersih dan menghadirkan kesan luas.

Furnitur minimalis banyak terinspirasi dari gaya interior Jepang. Seperti tempat tidur berbentuk persegi panjang dan dibuat rendah dengan headboard berupa papan lebar berbentuk persegi yang dibiarkan polos atau sedikit aksen garis-garis lurus.

Sementara material yang digunakan kebanyakan berbahan kayu solid dari jati atau mahoni, beberapa juga kayu lapis. Kecuali untuk bahan kitchen set, yang dipakai jenis kayu dengan lapisan high pressure laminates (HPL). Selain kayu, untuk memperkuat langgam minimalis, tampilannya perlu dikombinasi dengan bahan stainless steel atau kaca agar terlihat lebih manis.

Stainless steel sendiri biasanya digunakan pada rangka meja dan handle pintu lemari atau laci. Sedangkan jenis kaca es (ice glass) dan sandblast banyak dikombinasikan untuk lemari pakaian, lemari pajang dan meja.

Warna untuk furnitur minimalis cenderung ke arah coklat kehitaman (coffee) atau sedikit terang seperti light cherry. Untuk menciptakan kesan ruang yang dinamis, anda perlu mengimbanginya dengan pewarnaan dinding yang kontras dan terang, misalnya warna krem atau karamel.

Pilihan warna yang sifatnya agak natural ini dimaksudkan agar tren ini bisa berlaku sepanjang tahun, tidak temporer. Jika ingin menghadirkan aksentuasi di ruang tamu atau ruang keluarga, bisa ditambahkan warna gelap pada salah satu dindingnya.

Tak Biasa

Memang furnitur minimalis identik dengan rumah modern yang memiliki karakter simpel, fungsional dan tidak berornamen atau tidak ada hiasan sama sekali.

Anda bisa memilih satu set kursi dengan desain modern dengan bentuk yang sederhana dan tidak rumit, desainnya bisa berpadu dengan desain ruangan yang minimalis sesuai dengan keinginan.

Sebuah ruangan bergaya modern yang ingin ditata, sebaiknya telusuri terlebih dahulu untuk merasakan atmosfer dari ruangan tersebut. Hal ini untuk menegaskan kembali keinginan terhadap ruangan tersebut. Contohnya, bila Anda terlalu sering berada dalam sebuah ruangan, maka boleh jadi Anda pernah merasakan kehilangan ’sense of space’, sebuah perasaan seolah Anda baru pertama kali masuk ke suatu tempat. Karenanya desainer interior diperlukan untuk menangani desain sebagaimana yang Anda inginkan.

Furnitur yang terlalu besar memerlukan perhatian khusus saat meletakkannya dalam ruangan, karena furnitur ini bisa mendominasi ruangan Anda. Perhitungan dan ‘feeling’ yang baik diperlukan dalam meletakkan furnitur yang sesuai dengan besar dan fungsinya dalam ruangan Anda.

Pilih beberapa lampu hias yang sangat cantik dan menunjukkan inovasi desain terbaru yang bisa menunjang desain arsitektur modern saat ini. Bentuk yang tidak biasa dan jarang ditemui di bentuk-bentuk furnitur dan aksesoris rumah modern bermunculan dengan inovasi tiada henti. Dan Anda tinggal memilih!

PRC | Global

Komentar bertahan »