Arsip untuk Oktober 31, 2008

Tempat Cari Duit, Internet Salah Satunya

Cari Uang di Internet
Tempat Cari Duit, Internet Salah Satunya

.

Ilustrasi Uang 2 (VIVANews/ Anhari Lubis)

Beberapa teman saya memanfaatkan internet sebagai mesin pencari duit. Beberapa membuka warung, tempat jualan barang, di internet. Contohnya si A. Dia sengaja bikin situs web pribadi buat jualan gadget. Saya termasuk salah satu pelanggan yang numpang jualan barang di situsnya itu. Paling nggak, sudah ada satu barang yang saya titip untuk dijual di situ. Lumayan.

Kawan yang lain, si B, memanfaatkan Multiply untuk jualan foto khas pemandangan Indonesia, hasil buruannya jalan-jalan keliling nusantara. Awalnya sih cuma mau majang foto, kata dia. Tapi tiba-tiba, ada bule yang kepincut sama pemandangan kota Bandung yang macet, dan pengin beli fotonya. Akhirnya, jadilah dia kini berbisnis sampingan, jualan foto. Lumayan, satu foto bisa laku seharga 20 dolar AS. Dan biasanya, si B bisa menjual 5 foto sekaligus untuk satu orang. Wah, bujang tajir.

Lain lagi cerita si C. Kawan saya yang satu ini, doyan beli domain. Tiap ada nama domain unik yang lucu dan menjual singgah di otaknya, mampirlah dia ke situs penjual domain. Duitnya banyak banget, mungkin ya! Ah, tapi nggak juga, beli domain nggak menuntut banyak duit kok. Bermodal 100 ribu perak pun kita sudah bisa punya domain sendiri.

Lanjut tentang si C. Sehabis beli domain, dia cari layanan hosting gratisan di internet. Aksesnya lelet sedikit, nggak apa-apa, yang penting dia punya situs web yang hidup. Sekarang, dia lagi demen menambah trafik di situs web “iseng-isengnya.” Caranya dengan memposting topik-topik hot di situs-situsnya–ada yang khusus teknologi, ada yang khusus gosip-gosip selebritis. Wah, pokoknya teman saya yang satu itu keren banget, deh!

Sekarang, trafik di situs-situsnya sudah lumayan tinggi. Ugh, tinggi banget malah, apalagi kalau dibandingkan dengan tong sampah saya. Akhirnya, dia pasang Google Adsense di situs-situsnya itu. Nggak punya rasa nggak tega, dimintanya teman-temannya yang selalu terkoneksi dengan internet untuk mengklik link Adsense yang nampang di situs-situsnya. Lumayan, buat cari duit tambahan, katanya. Kalau dia makin kaya gara-gara hits dan Google Adsense di situsnya, itu juga berkat teman-temannya.

Saya pikir, seharusnya, saya bisa seperti teman-teman saya itu, ya. Tapi, mungkin saya bukan jenis orang yang bisa fokus dengan beberapa pekerjaan sekaligus. Jadi, prioritas saya ya untuk pekerjaan yang memang menghasilkan duit yang nyata rupanya, dan kalau bisa dalam tempo yang cepat, meskipun nggak harus banyak.

Saya pernah membeli sebuah domain, tapi akhirnya domain itu malah jadi sia-sia, nggak terurus, nggak ada konten. Sumber inspirasi yang oke untuk disulap jadi artikel menarik memang banyak, tapi waktu yang cukup untuk menyulapnya jadi artikel yang menarik itu yang nggak saya miliki. Buktinya blog saya, sudah lama nggak terurus. Niat untuk mengganti tampangnya jadi lebih keren saja selalu batal dengan alasan: (sok) sibuk.

Hai kawan, saya kasih tau ya. Jangan meniru saya–niat beli domain cuma di awal, tapi nggak mau ngurus. Percaya deh, internet itu selain sumber ilmu, juga sumber duit dan teman, pastinya! Apalagi sekarang, makin banyak cara menarik trafik ke situs. Contohnya nih, Google baru mengumumkan layanan sosial Google Friend Connect. Friend Connect ini, singkat kata, memungkinkan pemilik situs web untuk menambah fungsi sosial di situsnya seperti fungsi registrasi user, posting pesan dan komentar, dan fungsi mengirim undangan. Caranya gampang, cukup memasukkan sederet kode ke dalam skrip situsnya (seperti memasukkan kode untuk bikin shoutbox, misalnya).

Logikanya, aplikasi menarik di situs web atau blog–sama halnya seperti konten–akan menarik pengunjung untuk mampir ke sana. Situs atau blog yang bagus nggak bikin orang bosan untuk mampir berkunjung lagi. Pun situs atau blog yang bagus bakal menarik untuk dipromosikan orang. Big traffic, big money.

Eits, sekarang layanannya belum dibuka untuk umum sih. Tapi pemilik situs atau blog yang kebelet pengin nyicipin Google Friend Connect bisa mendaftar untuk masuk daftar tunggu Google. Saya sempat kepengin mendaftarkan blog ini, tapi begitu diminta untuk mengisi jumlah hits per hari dan jumlah unique visitor-nya, saya jadi nggak pede.

Ah, sekarang saya mau serius mengelola situs web ah! Demi pensiun muda. Mana tau di usia 35 tahun saya sudah mencapai financial freedom. Hahaha, bahkan langit pun nggak bisa membatasi kita untuk bermimpi, bukan?

Restituta Ajeng Arjanti
langit-jingga.blogspot.com

Komentar bertahan »

Merancang Komputer lewat Situs Baru

Strategi Intel dan Asus
Merancang Komputer lewat Situs Baru

Indra Darmawan

  (wepc.com)

Intel dan Asus memulai fase baru dalam memasarkan produk-produk mereka, yaitu dengan melirik pada komunitas. Kedua perusahaan tersebut, Rabu lalu meluncurkan sebuah situs web yang memungkinkan pengunjung situs untuk mendesain komputer PC.

Selama ini konsumen tak punya pilihan untuk sebuah komputer yang fitur-fiturnya selalu disodorkan oleh vendor. Kini, melalui situs bernama wePC.com itu pengunjung bisa berbagi ide tentang PC idaman yang mereka dambakan. Nantinya, Asus akan berusaha membuatkan.

“Pengunjung bisa membagi ide, ikut memilih konsep-konsep komputer yang usulkan orang, juga terlibat dalam diskusi dengan anggota komunitas lain tentang komputer PC yang mereka impikan,” kata Mike Hoefflinger, General Manager of Intel’s Partner Marketing Group, dalam sebuah surat pernyataan.

Intel percaya, inovasi-inovasi segar justru bisa datang dari sini. Diharapkan, ide-ide tadi bisa mewujudkan sebuah komputer pertama yang didesain oleh komunitas.

Situs ini membagi tiga fokus kelompok diskusi untuk masing-masing pengunjung, apakah mereka berminat untuk mendesain Netbook (notebook berukuran kecil dan berbujet rendah), notebook, atau notebook untuk game.

Hingga kini, kebanyakan pengunjung situs, menginginkan sebuah komputer yang memiliki baterai yang ‘bandel’, layar yang tak terlalu silau, serta bobot yang ringan. Beberapa di antara mereka ada juga yang menginginkan beberapa fitur spesifik seperti prosesor yang handal, layar berdefinisi tinggi serta konektivitas 3G.

Bahkan banyak ide-ide kreatif, Seperti misalnya ada yang menginginkan sebuah notebook yang tahan banting dan tahan air, dengan kemampuan untuk dapat berpijar di tempat gelap.

Ada pula yang mendambakan tombol-tombol dan layar virtual pada komputer, atau menginginkan komputer yang memiliki kemampuan telepati dengan detektor gelombang suara.

Tapi ada juga ide-ide yang rada nyeleneh dan tak mungkin direalisasikan. “Saya memiliki ide sebuah laptop yang memiliki rambut. Bila rambut itu tumbuh, Anda bisa memotongnya sesuai keinginan. Jadi dalam satu tahu, komputer itu bisa berubah-rubah gaya rambut, hingga beberapa nkali” tulis seorang pengunjung, seperti dikutip dari situs CNet.

Komentar bertahan »

Manfaatkan 3G sebagai Satpam Pribadi

Pemanfaatan Teknologi
Manfaatkan 3G sebagai Satpam Pribadi

Muhammad Firman

Kamera pengawas (perljam.net)

Penghujung tahun sudah semakin dekat. Sebentar lagi, sederetan libur panjang dimulai dari Lebaran, kemudian dilanjutkan dengan libur Natal hingga tahun baru. Umumnya, pada masa-masa ini tingkat kejahatan di Indonesia meningkat. Dari tahun ke tahun para pelaku kejahatan tak jua jera, meski sebagian pelaku kriminal mesti berlibur di hotel prodeo karena tak berhasil menggondol barang hasil curiannya. Alasannya klasik, dana hasil kejahatan akan digunakan untuk mudik. Untuk berkumpul dengan sanak saudara di kampung.

Di hari biasa saja Anda bisa lihat sendiri, dalam satu hari tiap stasiun televisi bisa menyiarkan program berita kriminal hingga dua kali atau lebih. Ini menunjukkan bahwa tingkat kejahatan di Indonesia memang sudah mencapai tahap yang cukup menghawatirkan. Tak heran jika kemudian sebagian besar masyarakat merasa was-was jika harus meninggalkan rumah, terutama jika dalam keadaan kosong. Pada hari biasa saja mereka berani nekat, apalagi jika rumah dalam kosong, pastilah mereka lebih leluasa menguras harta seisi rumah.

Untuk mencegah kejadian yang tak diinginkan di hari libur seperti ini, umumnya para pemudik menitipkan rumahnya pada tetangga. Tapi ini bersyarat, jika sang tetangga tak ikut mudik pula. Itupun tak menjamin rumah tetap aman. Sebab, tidak mungkin tetangga Anda menunggui rumah Anda selama 24 jam penuh.

Solusi lainnya, Anda dapat pula membayar satpam untuk menjaga rumah selama Anda tinggalkan. Tapi, ini juga punya kelemahan. Pada hari-hari libur itu umumnya mereka juga ikut mudik. Pastilah Anda sulit untuk mendapatkan orang yang dapat dipekerjakan sebagai satpam. Kalaupun Anda berhasil mendapatkannya, tidak mungkin sang satpam bisa menjaga seluruh rumah selama 24 jam penuh. Satpam juga manusia. Perlu istirahat dan tidur.

Mengantisipasi situasi seperti ini Anda dapat memanfaatkan konvergensi piranti elektronik seperti komputer, ponsel dan koneksi Internet nirkabel dengan teknologi 3G sebagai satpam pribadi. Skenarionya, di rumah Anda memasang komputer yang dilengkapi dengan webcam untuk melakukan pengintaian selama 24 jam penuh di area intai kamera.

Apabila terdeteksi adanya gerakan, komputer akan mengirimkan push e-mail ke ponsel 3G Anda. Pada saat yang sama, Anda dapat pula melakukan koneksi ke komputer yang berada di rumah secara real time lewat koneksi 3G guna melihat kondisi rumah sesungguhnya via video streaming. Alternatif lainnya, apabila komputer di rumah sudah mendukung 3G dan fitur auto answer telah aktif, Anda dapat pula melakukan panggilan video call ke rumah untuk melihat langsung kondisi riil di rumah Anda langsung dari layar ponsel. Dengan teknologi ini, Anda dapat menangkap gambar sang pelaku berikut gerak-geriknya untuk diserahkan pada yang berwajib.

Piranti elektronik yang diperlukan untuk pengadaan teknologi itu di antaranya adalah seperangkat komputer yang dilengkapi dengan webcam sebagai pemindai, perangkat lunak yang mampu menganalisa gerakan dan akses Internet. Banyaknya kamera web yang dibutuhkan sangat tergantung pada luas dari rumah Anda dan area yang ingin Anda awasi. Jangan lupa, letakkan kamera-kamera tersebut ditempat-tampat yang strategis. Sebisa mungkin, atur area pemindaian kamera web pada area yang mungkin bisa dilewati tamu tak diundang seperti pintu dan jendela.

Di samping perangkat keras, perangkat lunak pun perlu dipasang pada perangkat komputer yang dipasang di rumah. Perangkat lunak yang disyaratkan di sini adalah piranti yang mampu menganalisa dan mendeteksi gerakan untuk kemudian hasil pendeteksiannya dikirimkan via e-mail. Agar e-mail tersebut dapat langsung masuk ke ponsel, Anda dapat berlangganan layanan push e-mail dari operator seluler Anda.

Sementara itu di sisi ponsel, Anda memerlukan ponsel 3G yang telah disertai dengan browser, e-mail client dan aplikasi multimedia yang mendukung video streaming. Secara umum, Anda nyaris tak perlu lagi memasang tambahan perangkat lunak apapun, sebab umumnya ponsel 3G telah dilengkapi dengan software yang mendukung untuk berlangsungnya video call, video streaming dan akses e-mail langsung dari ponsel.

Implementasi sistem pengamanan dengan teknologi 3G ini sebenarnya cukup mudah. Sebelum rumah ditinggal bepergian, Anda cukup menginstal software detektor gerakan dan mengatur konfigurasi webcam dan setting e-mail pada aplikasi detektor tersebut ke komputer yang akan bertindak sebagai server. Konfigurasi web cam yang penting dilakukan adalah pengaturan tolerance. Pengaturan ini menentukan batas toleransi gerakan yang dapat diterima. Artinya, apabila terjadi perubahan gambar –yang berarti ada gerakan– melebihi batas toleransi, maka screen shot atau rekaman video hasil pendeteksian akan dikirim melalui e-mail. Selain itu, pastikan pula koneksi Internet dalam keadaan aktif.

Nah, agar e-mail tersebut secara real time dapat langsung diterima oleh ponsel, lakukan konfigurasi push e-mail pada ponsel. Cara konfigurasinya tentu berbeda-beda antar operator seluler dan penyedia e-mail. Untuk mendapatkan pengaturan yang tepat, Anda dapat menenyakannya pada operator seluler atau penyedia e-mail Anda.

Setelah semuanya siap, Anda sudah bisa mudik dengan tenang. Nantinya, kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di rumah, Anda akan mendapatkan notifikasi melalui push e-mail dan Anda bisa langsung melihat hasil tangkapan gambarnya yang berupa attachment langsung melalui layar ponsel. Apabila masih belum puas, Anda dapat melihat langsung kondisi riil di rumah dengan dua cara. Pertama, Anda dapat mengunjungi langsung IP publik komputer Anda dari player multimedia atau browser ponsel untuk melakukan video streaming dengan kamera webcam, atau cara ke dua adalah melalui video call. Anda dapat menghubungi nomor ponsel 3G di rumah yang telah diaktifkan fitur auto answer-nya untuk melihat kondisi rumah langsung dari layar ponsel.

Dengan berbekal segala rekaman gerak-gerik dan foto sang bandit Anda dapat menyerahkan barang bukti tersebut pada pihak yang berwajib. Niscaya mereka akan dapat menemukan dan membekuk pelakunya dengan mudah. Akhir kata, selamat berlibur!

Steven Andy Pascal
Pemerhati Teknologi, tinggal di Denpasar, Bali.

Komentar (1) »